ANALISIS KUALITAS PELAYANAN (QUALITY OF SERVICE) PENYEDIA JARINGAN 4G LTE MENGGUNAKAN TEMS POCKET DI WILAYAH KABUPATEN PONOROGO

Habib Nurseha Anggradinata, Ali Mustofa, Gaguk Asmungi

Abstract


Evolusi Jangka Panjang (LTE) merupakan salah satu generasi pada bidang teknologi telekomunikasi yang berkecepatan tinggi dengan standar yang telah dilakukan oleh 3GPP ( Proyek Kerjasama Generasi Ketiga ) sebagai penerus teknologi jaringan seluler 3G dan 3,5G. LTE untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan pengiriman data, menggunakan spektrum yang tidak pernah digunakan sebelumnya, menyederhanakan arsitektur jaringan seluler, dan pengurangan biaya pengiriman data. Skripsi Penyanyi bertujuan menganalisis data yang hasil temuan driv Etest PERBANDINGAN Pengukuran DENGAN perhitungan Beroperasi matematis untuk review mengetahui Quality of Service(QoS) pada jaringan 4G LTE di wilayah Kabupaten Ponorogo. Parameter yang diamati adalah Rasio Signal Received Power (RSRP), Sinyal terhadap Interferensi dan Rasio Kebisingan (SINR), dan Throughput. Proses pencarian data dilakukan selama 4 hari dengan waktu yang berbeda-beda. Alat bantu yang digunakan dalam pencarian data dan analisisingan Tems Pocket dan Tems Discovery . Hasil yang didapat dari analisis untuk RSRP paling banyak menunjukkan range pada berada pada -100dBm sampai -80 dBasi 73,3762%. SINR yang dihasilkan akan semakin tinggi dengan nilai yang paling banyak pada range5 dB sampai 15 dB dengan persentase 63,145%. Sementara itu throughput akan semakin besar saat dari SINR semakin besar pula, sehingga kualitas sistemnya semakin baik dengan rata rata 8010,51 Kbps. Berdasarkan analisis menggunakan parameter RSRP, SINR, dan Throughput , dapat disimpulkan jaringan LTE di Wilayah Kabupaten Ponorogo menunjukkan kualitas sinyal yang baik.

Kata Kunci- LTE , Kualitas Pelayanan , Drivetest, RSRP, SINR, Throughput

Sebuah BSTRACT

Long Term Evolution (LTE) adalah satu generasi teknologi telekomunikasi bergerak berkecepatan tinggi dengan standar yang telah diimplementasikan oleh 3GPP (Third Generation Partnership Project) as the successor of 3G and 3.5G mobile network technology. LTE aims to increase the capacity and speed of data transmission, use a spectrum never used before, simplify the mobile network architecture, and reduce data tansmission costs. This research aims to analyze the data of the drivetest results of the measurement comparison with mathematical calculation to know the Quality of Service (QoS) on 4G LTE network in Ponorogo regency. The parameters observed were Reference Signal Received Power (RSRP), Signal to Interference and Noise Ratio (SINR), and Throughput. The data searching process is done for 4 days with different time. Type of tools used in data search and analysis are Tems Pocket and Tems Discovery. The results obtained from the analysis that for RSRP most shows the range of nilai pada -100dBm ke -80 dB dari 73,3762%. SINR yang dihasilkan akan lebih tinggi dengan nilai tertinggi berkisar antara 5 dB sampai 15 dB dengan persentase 63.145%. Sedangkan nilai throughput akan lebih besar bila nilai SINR semakin besar, sehingga kualitas sistem lebih baik dengan nilai rata-rata 8010,51 Kbps. Berdasarkan analisis dengan menggunakan parameter RSRP, SINR, dan Throughput, dapat disimpulkan bahwa jaringan LTE di Kabupaten Ponorogo menunjukkan kualitas sinyal yang baik.

Persyaratan Indeks - LTE, Kualitas Layanan, Drivetest, RSRP, SINR, Throughput.



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.