PERBAIKAN FAULT CLEARING TIME PADA PENYULANG GARDU INDUK KEBONAGUNG MENGGUNAKAN PENGAMAN RELE ARUS LEBIH POLA NON KASKADE

Muh. Ardiansyah A. P., Hery Purnomo, n/a Wijono

Abstract


Rele arus lebih memegang peranan penting dalam melindungi peralatan Gardu Induk Kebonagung dari gangguan hubung singkat, khususnya pada gangguan hubung singkat tiga fasa dan antar fasa. Kurang baiknya pola pengaman kaskade yang saat ini digunakan pada Gardu Induk Kebonagung membuat waktu pemutusan gangguan relatif lama. Oleh sebab itu adanya penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja pengaman pada Gardu Induk Kebonagung dengan menggunakan pola pengaman non kaskade. Pada pola ini rele arus lebih disisi penyulang Klayatan dapat dikomunikasikan dengan rele disisi masukan 20 kV. Pada lokasi gangguan 13% - 100% panjang penyulang dengan arus gangguan hubung singkat tiga fasa sebesar 4915,03 – 745,3 ampere, dan lokasi gangguan 7% - 100% panjang penyulang dengan arus gangguan hubung singkat antar fasa sebesar 4528,27 – 372,65 ampere, memiliki selisih waktu kerja antara sisi penyulang Klayatan dan sisi masukan 20 kV yang tidak sesuai dengan ketentuan PLN yaitu sebesar 0,3-0,8 detik. Jadi dengan menggunakan proteksi pola non kaskade pada gardu induk, maka saat terjadi gangguan arus hubung singkat di sisi penyulang maka rele arus lebih akan memberikan perintah ke PMT penyulang untuk trip, jika PMT penyulang gagal terbuka maka tCBF akan mengirim sinyal trip ke rele arus lebih sisi masukan 20 kV untuk segera bekerja dengan waktu tunda 0,3 detik.

Kata kunci: rele arus lebih, kaskade, non-kaskade, arus gangguan hubung singkat, penyulang, tCBF.

 

ABSTRACT

Overcurrent Relay has an important in keep equipment ini Kebonagung Substation of short-circuit fault, especially caused by 3 phase and phase to phase short-circuit fault. Poor protection of Cascade Pattern that currently used on substation kebonagung make fault clearing time work long enough. Therefore, the goals of this study to improve safety performance on Kebonagung substation using non cascade protection pattern. In this pattern, overcurrent relay on Klayatan feeder can communicated with overcurrent relay on upstream or incoming 20 kV system. Location of fault on feeder with 13% - 100% from feeder’s distance with value of three phase fault current is 4915,03 – 745,3 ampere, and Location of fault on feeder with 7% - 100% from feeder’s distance with value of  phase to phase fault current is 4528,27 – 372,65 ampere, having the difference pick up time between feeder’s Klayatan and Incoming 20 kV which is not in accordance with PLN Standard which is 0,3-0,8 second pick up time. Therefore, using the non-cascade protetion pattern on Kebonagung Substaton, So when there are short-circuit fault current at feeder then overcurrent relay will given instrution to feeder PMT for trip, but if PMT fail to open, tCBF will send signal trip to overcurrent relay at incoming 20 kV for trip with pick up time 0,3 second.

Keyword: overcurrent relay, cascade, non cascade, short-circuit fault current, feeder, tCBF.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.