ANALISIS PERILAKU PENGOTOR SERBUK JERAMI DALAM MINYAK TRANSFORMATOR SHELL DIALA B PADA MEDAN LISTRIK HOMOGEN DAN NON HOMOGEN

Lestari Ayuningsih., Moch. Dhofir., Hery Purnomo

Abstract


Hampir 30% dari kegagalan transformator disebabkan oleh adanya kontaminan dalam minyak transformator. Pada penelitian ini pengaruh kontaminan serbuk jerami diuji terhadap tegangan tembus menggunakan elektroda standard dan arus bocor menggunakan tegangan tinggi AC dan arus konduksi menggunakan tegangan tinggi DC. Pengamatan pergerakan partikel jerami juga dilakukan menggunakan tegangan tinggi DC serta simulasi distribusi medan listrik menggunakan FEMM. Partikel jerami akan bergerak kearah stress medan tertinggi pada elektroda jarum-piring (non homogen) yaitu pada ujung elektroda jarum sedangkan pada elektroda piring-piring partikel jerami bergerak tidak berkumpul pada satu titik saja namun menyebar dipermukaan piring. Dengan adanya kontaminan serbuk jerami pada minyak transformator, tegangan tembus minyak transformator menurun dari 23.98 kV menjadi 5.36 kV untuk kontaminan sebanyak 3%, 4.61 kV untuk kontaminan sebanyak 5% dan 3.90 kV untuk kontaminan sebanyak 7.5%. Setelah di filter tegangan tembus kembali naik berturut-turut untuk tegangan tembus filtrasi dari kontaminan 3%, 5% dan 7.5% adalah 12.50 kV, 12.40kV dan 13.22kV. Sedangkan arus bocor bertambah besar seiring dengan penambahan kontaminan serbuk jerami. Pada elektroda piring-piring arus bocor murni dan terkontaminasi sebanyak 3% dengan jarak sela 10mm berturut-turut adalah 10.70 μA dan 12.5 μA pada tegangan 5kV. Sedangkan pada elektroda piring-piring dengan jarak sela yang sama arus bocor murni dan terkontaminasi 3% sebesar 5.57 μA dan 9.3 μA. Dari pengujian juga didapatkan resistivitas rata-rata dan konduktivitas berturut-turut 650.99  dan .

Kata kunci: Isolator cair,  tegangan tembus, arus bocor, pergerakan partikel, FEMM

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 

gosip rumahan berita harian windows gadget toko game