ANALISIS KINERJA JARINGAN FIBER TO THE HOME (FTTH) MENGGUNAKAN KABEL DROPCORE DENGAN TOPOLOGI BUS

Reza Sufi Al kamil., Unggul Wibawa., Gaguk Asmungi

Abstract


Fiber To The Home (FTTH) merupakan teknologi yang menghantarkan isyarat optik dari penyedia layanan ke pengguna dengan menggunakan fiber optic sebagai media transmisinya. Keuntungan menggunakan fiber optic pada pentransmisian ini adalah lebar jalur lebih besar dibandingakan dengan kabel konvensional. Fiber To The Home (FTTH) mampu memberikan layan triple play yaitu internet, telepon dan tv kabel. Jaringan FTTH memiliki batas maksimum pentransmisian yaitu 20 km agar layanan triple play dapat diterima pelanggan dengan baik. Jarak tersebut terukur mulai dari sisi penyedia layanan (Service Provider) yang terdapat pada kantor utama dan alatnya dikenal dengan Optical Line Termination (OLT). Parameter kinerja jaringan FTTH yang diamati adalah BER, SNR, Link Power Budget dan Link Rise Time. Variasi panjang kabel serat optik sejauh 1km, 1.3km, 1.5km, 1.8km dan 2km digunakan untuk menunjang perhitungan pengaruh panjang kabel serat optik terhadap parameter jaringan FTTH.Dengan variasi panjang kabel serat optik yang digunakan, jarak terjauh yaitu 2 km memiliki nilai BER yang besar yaitu 4,42073x10-11dan nilai SNR sebesar 21,6 dB. Sedangkan untuk jarak terdekekat yaitu 1 km memiliki nilai BER yang kecil yaitu 1,79511x10-12 dan nilai SNR sebesar 22 dB.

Kata Kunci—Fiber To The Home, Bit Error Rate, Signal to Noise Ratio, Link Power Budget, Link Rise Time.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 

gosip rumahan berita harian windows gadget toko game