Perbandingan Efisiensi Dye-sensitized Solar Cell Berdasarkan Ekstrak Buah Naga, Kol Merah Dan Anggur Dengan Teknik Doctor Blade

Moch. Alfian Syafi'i., Sholeh Hadi Pramono., Eka Maulana

Abstract


Buah naga, kol merah dan anggur, masing-masing telah diekstraksi dalam campuran methanol, asam asetat dan aquades dengan perbandingan 50:8:42. Hasil ekstraksi digunakan sebagai dye sensitizer pada Dye-sensitized Solar Cell (DSSC). Lapisan tipis TiO2 dideposisi menggunakan teknik doctor blade. Pengamatan serapan panjang gelombang keempat dye alami tersebut diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Dimensi kerja DSSC adalah 2 cm2. Pengujian pertama dilakukan menggunakan luminasi tetap yakni 20,000 lux dengan variasi resistansi 47 Ω, 100 Ω, 470 Ω, 4700 Ω, 10K Ω, 47K Ω, 100K Ω, dan 260K Ω. Dari pengujian tersebut, didapatkan fill factor untuk DSSC buah naga, kol merah dan anggur secara berturut-turut adalah 44.87 %, 37.89 % dan 41.20 %. Pengujian kedua dilakukan terhadap cahaya matahari langsung pada Air Mass 1.3 (sekitar pukul 08.50 – 09.05 WIB). Dengan menggunakan nilai fill factor masing-masing DSSC, didapatkan nilai efisiensi DSSC buah naga sebesar 0.0158 %, DSSC kol merah sebesar 0.00656 %, dan DSSC anggur sebesar 0.0108 %. Pengujian yang ketiga dilakukan dengan menggunakan iluminasi sebagai variabel untuk melihat tegangan dan arus yang dikeluarkan masing-masing DSSC. Hasilnya, nilai dari tegangan dan arus dari masing-masing DSSC sebanding dengan besarnya iluminasi.

Keywords – dragon fruit, red cabbage, grapes, DSSC, characterization, natural dye


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 

gosip rumahan berita harian windows gadget toko game