STUDI DISTRIBUSI TEGANGAN DAN ARUS BOCOR PADA ISOLATOR RANTAI DENGAN PEMBASAHAN

Authors

  • Riza Aryanto Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Univeristas Brawijaya
  • Moch Dhofir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Univeristas Brawijaya
  • Hadi Suyono Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Univeristas Brawijaya

Abstract

Pada saluran transmisi hantaran udara, isolator yang digunakan berupa rangkaian isolator rantai yang cara peletakkannya digantungkan pada menara transmisi. Isolator rantai terdiri dari isolator piring yang disusun secara seri atau berantai. Komponen isolator rantai terdiri dari “konduktor-dielektrik-konduktor†yang analog dengan komposisi suatu kapasitor. Karena isolator rantai digunakan pada ruang terbuka, maka akan dipengaruhi oleh cuaca atau iklim. Iklim di Indonesia berupa iklim tropis, sehingga sangat dipengaruhi oleh radiasi sinar matahari dan intensitas pembasahan (hujan) yang cukup tinggi. Intensitas pembasahan sangat berpengaruh terhadap arus bocor isolator rantai dan tegangan yang disalurkan berpengaruh terhadap distribusi tegangan pada isolator rantai. Pengujian yang dilakukan dalam 2 kondisi yaitu kondisi kering dan kondisi basah, kondisi basah untuk mengetahui pengaruh intensitas pembasahan terhadap distribusi tegangan dan arus bocor yang mengalir pada isolator rantai tersebut. Dalam pengujian pengaruh intensitas pembasahan terhadap distribusi tegangan kurang terlihat perbedaannya meskipun tingkat intensitas pembasahan dinaikkan. Sedangkan pengujian pada arus bocor, perbedaan arus yang mengalir lewat permukaan isolator dapat dibedakan dari kondisi kering sampai intensitas pembasahan tinggi, dan arus bocor pada isolator rantai dapat menyebabkan rugi-rugi daya akibat arus yang mengalir lewat permukaan isolator tersebut.Kata kunci— intensitas pembasahan, distribusi tegangan, arus bocor.

Downloads

Published

2015-02-02

Issue

Section

Articles