DESAIN PV-WIND HYBRID SYSTEM PADA KAMPUNG NELAYAN TAMBAKREJO DI DAERAH PESISIR PANTAI TAMBAN, MALANG

Authors

  • Rifdillah Zulafa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Unggul Wibawa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Lunde Ardhenta Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur

Abstract

Abstrak–-Indonesia berkomitmen untuk menggunakan 23 persen energi terbarukan dari total campuran energi primer nasional pada tahun 2025, karena pemanfaatan energi fosil menyebabkan intensifikasi pencemaran lingkungan dan persediannya kian menipis membuat pemanfaatan sumber energi alternatif terus dikembangkan dalam pelaksanaannya. Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur memiliki potensi energi angin dan matahari. Dan apabila dlihat ditinjau dari letak geografis Pantai Tamban menghadap Samudra Hindia maka energi angin cukup melimpah keberadaanya dan energi matahari dapat dieproleh selama matahari masih bersinar. Kombinasi dua potensi energi terbarukan dapat digunakan untuk elektrifikasi Kampung Neayan Tambakrejo. Dengan memanfaatkan energi lokal seperti angin dan matahari diharapkan ketergantungan terhadap energi listrik komersial dapat dikurangi secara bertahap. Desain sistem hibrid PV-Wind on grid terdiri dari PV, konverter, AC-DC bus dan turbin angin yang terhubung jaringan PLN. Dari hasil analisis, produksi listrik oleh pembangkit hibrid mencapai 13,8 gW/tahun dan renewable fraction sebesar 71,2%. Dan untuk emisi yang dihasilkan oleh sistem hibrid sebesar 2.435.974 kg/tahun lebih kecil jika dibandingan oleh PLN yaitu menghasilkan karbon dioksida sebesar 5.757.283 kg/tahun. Selain itu, sistem hibrid PV-Wind on grid menghasilkan biaya per-kWh (COE) lebih kecil yaitu Rp 414,6.Kata Kunci—Pembangkit Hibrid, Panel Surya, Turbin AnginAbstract—Indonesia is committed to using 23 percent of renewable energy from the total national primary energy mix by 2025 because the use of fossil energy causes intensification of environmental pollution and its depleting supply makes the use of alternative energy sources continue to be developed in its implementation. Tamban Beach, Tambakrejo Village, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency, East Java has the potential for wind and solar energy. And when viewed from the aspect of the geographical location of Tamban beach facing the Indian Ocean, wind energy is quite abundant in existence and solar energy can be obtained as long as the sun is still shining. The combination of two renewable energy potentials can be used for the electrification of Neayan Village, Tambakrejo Village. By utilizing various local energies such as wind and solar, it is hoped that dependence on commercial electrical energy can be reduced gradually. The on-grid PV-Wind hybrid system design consists of solar panels, converters, AC-DC buses, and wind turbines connected to the PLN grid. From the results of the analysis, the electricity production by the hybrid plant reaches 13.8 gW/year and the renewable fraction is 71.2%. And the emissions produced by the PV-Wind hybrid system on grid are 2,435,974 kg/year, which is smaller than that by PLN, which produces carbon dioxide of 5,757,283 kg/year. In addition, the on-grid PV-Wind hybrid system results in a lower cost per kWh (C0E) of IDR 414.6.Index Terms—PV Wind Hybrid System, PV, Wind Turbine 

Downloads

Published

2022-06-27

Issue

Section

Articles