STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO CURUP SELINGSING DESA TANJUNG AGUNG KABUPATEN MUARA ENIM

Authors

  • Arkan Pradipta Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Teguh Utomo Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Mahfudz Shidiq Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur

Abstract

AbstrakKebutuhan energi listrik dalam kehidupan masyarakat dan dunia industri mendorong seluruh stakeholder di Indonesia untuk menggiatkan elektrifikasi nasional yang sebenarnya sudah mencapai 98 persen, namun 2 persen sisanya merepresentasikan keadaan 2.500 desa tertinggal berdasarkan parameter energi listrik. Penelitian ini menjadikan Desa Matas yang merupakan desa tertinggal energi sebagai sasaran utama, berdasarkan potensi alamnya maka dipilih Curup Selingsing sebagai sentral penelitian potensi pembangkitan energi listrik tenaga mikro hidro, jika energi terbangkitkan melebihi kebutuhan Desa Matas maka akan dialokasikan untuk camp Curup Selingsing dan pusat pengolahan hasil panen kelapa sawit. Penelitian ini diorientasikan pada pemanfaatan head dan debit aliran air sebagai PLTMH untuk memenuhi kebutuhan listrik harian masyarakat sasaran. Data debit diperoleh melalui penelitian luasan penampang dan kecepatan aliran menggunakan metode pelampung yang diatur dalam Standar Nasional Indonesia nomor 8066 tahun 2015. Apabila penelitian ini direalisasikan maka besar daya suplai yaitu sebesar 72,3428 kilowatt, jika sistem beroperasi selama 24 jam maka menghasilkan energi sebesar 1.736,2272 kilowatt-jam. Berdasarkan hasil penelitian maka terevaluasi bahwa aliran air Curup Selingsing berpotensi untuk direalisasikan sebagai pembangkit listrik tenaga air skala mikrohidro (PLTMH) untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sasaran, karena berpotensi dapat memenuhi kebutuhan listrik salah satu desa tertinggal energi, maka penelitian ini dapat mendukung usaha elektrifikasi nasional dari pemetintah.Kata kunci: elektrifikasi, mikro hidro, head, debit, energi listrik.AbstractElectrical energy necessary calls all of the stakeholders to push national electrification that reach 98% already, but another 2% represent 2.500 isolated villages according to electrical energy parameters. Matas Village, one of isolated villages is choosen as main target, according to nature potentials, Curup Selingsing is choosen as central research for potential microhydro powerplant, if the potential is more than the needs of Matas Village, it will be allocated to Curup Selingsing’s camp and palm oil processing centre. This research orientated to head and water flow utilization as PLTMH to comply electrical energy daily needs targeted-society. Flow rate will be gained from area and water speed by using float method in Standar Nasional Indonesia number 8066 years 2015. If this research is realized, the value of electrical power generated is 72,3428 kilowatt. If this system is operated 24 hours a day, it will generated 1.736,2272 kilowatthours of energy. This research is evaluated that the Curup Selingsing has the potential to be micro-hydro powerplant source of electrical energy for the target of energy consumption, because of the potential to comply electrical energy needs from one of the isolated villages so this research can support the government’s efforts of national electrification.Keywords: electrification, micro hydro, head, flow rate, electrical energy

Downloads

Published

2022-06-27

Issue

Section

Articles