RANCANG BANGUN SISTEM ENERGI UNTUK SISTEM IRIGASI SEMIOTOMATIS DENGAN PANEL SURYA

Authors

  • Agung Prastyo Wibowo Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Erni Yudaningtyas Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Rusmi Ambarwati Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur

Abstract

AbstrakSistem irigasi semiotomatis merupakan salah satu dari industri pertanian dengan menggunakan mesin-mesin elektronik. Sistem irigasi semiotomatis untuk ukuran lahan 10x20 meter memerlukan daya 376,3 Wh setiap harinya. Pertanian yang berada di tempat terpencil dan tidak terjangkau jaringan listrik maka diperlukan sumber lisrik independen, yang mana pada skripsi ini menggunakan energi surya. Energi surya atau matahari dipilih dengan alasan melimpahnya energi surya di Indonesia.Energi surya dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan panel surya. Energi listrik yang dihasilkan panel surya tidak dapat digunakan secara langsung oleh setiap mesin pada sistem irigasi semiotomatis. Tegangan keluaran dan arus keluaran dari panel surya bervariasi tergantung pada tingkat intensitas cahaya matahari. Maka dari itu solar charge controller atau baterai regulator digunakan sebagai filter tegangan output panel surya. Selain sebagai filter, baterai regulator juga digunakan sebagai pembatas dari tingkat pengisian baterai.Pada saat malam hari panel surya tidak dapat menghasilkan energi listrik karena  cahaya matahari tidak bersinar, maka dari itu diperlukannya baterai. Baterai merupakan komponen yang berfungsi untuk menyimpan energi listrik. Baterai diperlukan dalam sistem pada panel surya supaya sistem dapat bekerja pada saat malam hari sehingga sistem dapat bekerja selama dua puluh empat jam. Pada sistem daya irigasi semiotomatis memerlukanDC to AC Inverter sebagai pengubah tegangan DC menjadi tegangan AC supaya dapat digunakan oleh beban dengan tegangan AC.Kata Kunci : Panel surya, Solar charge controller, Baterai, Inverter DC ke ACAbstract  Semi-automatic irrigation system is one of the agricultural industries using electronic machines. A semi-automatic irrigation system for a land size of 10x20 meters requires 376.3 Wh of power every day. Farms located in remote areas and inaccessible to the electricity grid require an independent source of electricity, which in this thesis uses solar energy. Solar energy was chosen on the grounds of the abundance of solar energy in Indonesia.Solar energy can be converted into electrical energy by using solar panels. The electrical energy generated by solar panels cannot be used directly by each machine in a semi-automatic irrigation system. The output voltage and output current of the solar panel varies depending on the level of sunlight intensity. Therefore, the solar charge controller is used as a filter for the solar panel output voltage. Apart from being a filter, the solar charge controller is also used as a limiter of the battery charge level.At night solar panels cannot produce electrical energy because the sun's light does not shine, therefore batteries are needed. Batteries are components that function to store electrical energy. Batteries are needed in the solar panel system so that the system can work at night so the system can work for twenty four hours. In a semi-automatic irrigation power system requires a DC to AC Inverter as a converter of DC voltage into AC voltage so that it can be used by loads with AC voltage.Index Terms : Solar panel, Solar charge controller, Baterry, DC to AC Inverter.

Downloads

Published

2022-05-23

Issue

Section

Articles