STUDI ARUS BOCOR PADA ISOLATOR KERAMIK SUSPENSI 20 KV PADA KONDISI KERING DAN BASAH

Authors

  • Danang Yudha Pratomo Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur
  • Moch Dhofir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono 167 Malang, Jawa Timur

Abstract

Abstrak - Dalam penerapannya, isolator dapat digunakan pada tempat tertutup ataupun tempat terbuka. Seiring berjalannya waktu, polutan akan mengendap pada permukaan isolator dan membentuk suatu lapisan (layer). Pada kondisi kering lapisan ini bersifat non konduktif, namun pada kondisi basah atau lembab akibat hujan atau kabut lapisan ini menjadi bersifat konduktif. Sehingga mengakibatkan penurunan tahanan isolator dan timbulnya arus bocor pada permukaan isolator dan juga flashover pada isolator. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik arus bocor dan resistansi permukaan pada isolator rantai 20 kV dalam kondisi kering dan basah serta pengaruh arus bocor pada kondisi kering dan basah terhadap rugi-rugi daya yang dihasilkan. Pada penelitian ini digunakan 3 pasang isolator rantai 20 kV yang akan dilakukan pengujian arus bocor pada kondisi kering dan basah. Variasi tegangan uji yang digunakan adalah 10, 15, 20, 25, dan 30 kV. Untuk variasi intensitas pembasahan yang digunakan adalah 5,65; 6,05; 6,55; dan 7,05 mm/mnt. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tegangan dan intensitas pembasahan yang diberikan maka arus bocor yang mengalir pada isolator akan semakin besar. Dengan semakin besarnya arus bocor yang mengalir, maka akan menyebabkan kenaikan rugi-rugi daya pada isolator tersebut.Kata Kunci: Isolator Keramik, Arus Bocor, Resistansi Permukaan, IntensitasPembasahan, Rugi-Rugi DayaAbstract - In its application, insulators can be used in closed or open places. The environment in which the insulator is installed has a significant impact on the performance of the insulator unit. Insulators that used in open spaces will be affected by environmental conditions, such as the influence of temperature, humidity, sunlightintensity, air pollution, and rainfall. Over time, pollutants will settle on the surface of the insulator and form a layer. In dry conditions this layer is non-conductive, but in wet orhumid conditions due to rain or fog, this layer becomes conductive. This results in a decrease in insulator resistance and the emergence of leakage currents on the surface ofthe insulator and also flashover on the insulator. This research was conducted to determine the characteristics of the leakage current and surface resistance of the 20 kV chain insulators in dry and wet conditions and the effect of the leakage current in dryand wet conditions on the resulting power losses. In this study, 3 pairs of 20 kV chainin sulators were used which will be tested for leakage current in dry and wet conditions. The variations in the test voltage used were 10, 15, 20, 25, and 30 kV. For variations inthe intensity of wetting used were 5.65; 6.05; 6.55; and 7.05 mm / min.From theresearch results, it can be concluded that the higher the applied voltage and wetting intensity, the leakage current that flowing in the insulator will be increases. With increasing leakage current, it will cause an increase in power losses in the insulator.Keywords: Porcelain Insulators, Wetting Intensity, Leakage Current, SurfaceResistance, Power Losses

Downloads

Published

2021-08-07

Issue

Section

Articles