SISTEM MONITORING ENERGI LISTRIK PADA DAERAH BLANK SPOT BERBASIS IOT

Authors

  • Fahri Alvin Muhammad Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Akhmad Zainuri Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Sholeh Hadi Pramono Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Pembangkit energi fotovoltaik atau lebih dikenal dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah metoda yang relatif baru dalam pembangkit listrik dengan memanfaatkan energi surya. Sistem listrik tenaga surya sebagai pembangkit listrik diarahkan agar dapat dimanfaatkan oleh para pemakai di daerah terpencil. Kemampuan sistem ini untuk menghasilkan dan menyimpan energi listrik menjadikan sistem ini dapat diandalkan untuk mensuplai energi pada siang dan malam hari. Dalam penggunaan PLTS pada daerah terpencil perlu juga dilakukan pemantauan terhadap sistem secara berkala untuk mengetahui berapa banyak energi yang dihasilkan dan digunakan pada PLTS tesebut. Terdapat sebuah sistem yang dapat melakukan pemantauan secara real-time dengan memanfaatkan koneksi internet. Dengan sistem ini, melakukan pemantauan dapat dilakukan dari mana saja. Pada sistem monitoring ini terdapat node yang terdiri dari beberapa sensor, modul LoRa dan juga mikrokontroler. Untuk dapat terhubung dengan internet terdapat juga modul GSM pada sistem ini. Pemantauan dilakukan dengan mengambil data energi pada PLTS yang kemudian akan di proses pada mikrokontroler yang terdapat di setiap node. Kemudian data yang telah diproses tersebut akan dikirimkan ke node lainnya menggunakan modul LoRa dengan menggunakan topology Daisy Chain yang memungkinkan untuk melakukan pengiriman data dengan jarak yang lebih jauh pada daerah blank spot. Dalam pengujian pengiriman data, dengan menggunakan data rate 9.6 Kbps mendapatkan jarak pengiriman hingga 8000 meter dengan delay rata-rata sebesar 61 ms dan keberhasilan pengiriman sebesar 90%. Ketika data diterima pada pusat monitoring data tersebut akan di unggah ke server dan data juga akan di tampilkan pada aplikasi Android. Kata Kunci : PLTS, jarak jauh, pemantauan, LoRa   ABSTRACT Solar power generation (PLTS) is a relatively new method of generating electricity using solar energy. The solar electricity system as a power plant is intended to be utilized by users in remote areas. The ability of this system to produce and store electrical energy makes this system reliable for supplying energy during the day and night. In use, PLTS in remote areas also need to be monitored on a regular basis to find out how much energy is produced and used in the PLTS. There is a system that can monitor in real time by utilizing an internet connection. With this system, monitoring can be done from anywhere. In this monitoring system there are nodes consisting of several sensors, LoRa modules and also a microcontroller. To be able to connect to the internet there is also a GSM module on this system. Monitoring is done by taking energy data on the PLTS which will then be processed on the controller in each node. Then the data that has been processed will be sent to other nodes using the LoRa module by using the Daisy Chain topology which allows for sending data with greater distances in the blank spot area. In testing data transmission, using a data rate of 9.6 Kbps gets a distance of up to 8000 meters with an average delay of 61 ms and a success of 90%. When data is received at the monitoring center the data will be uploaded to the server and the data will also be displayed on the Android application. Keyword : PLTS, long range, monitoring, LoRa

Downloads

Published

2020-01-10

Issue

Section

Articles