RANCANG BANGUN ALAT UKUR FLUKS MAGNET BERBASIS ARDUINO

Authors

  • Ariq Kusuma Wardana Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Hery Purnomo Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Rini Nur Hasanah Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Karakteristik mesin listrik sangat bergantung pada penggunaan bahan magnet. Bahan-bahan magnet tersebut diperlukan untuk membuat rangkaian magnet dan dipergunakan oleh perencana mesin untuk memperoleh karakteristik mesin tertentu sesuai keinginan. Pengukuran fluks bertujuan agar mengetahui karakteristik inti bahan magnetis, sehingga dapat dianalisis karakteristik suatu transformator atau mesin elektrik. Karakteristik inti bahan magnetis dapat mempengaruhi efektivitas suatu transformator atau mesin elektrik. Pengukuran fluksmeter konvensional mempunyai tingkat ketelitian yang rendah dan simpangan antara nilai sesungguhnya dan terbaca cukup tinggi alhasil keakuratan kurang direkomendasikan. Penelitian ini membahas mengenai perancangan alat ukur fluks magnet berbasis Arduino, pengujian alat ukur fluks magnet berbasis Arduino untuk mengetahui apakah sudah relevan dengan teori dan dibandingkan fluksmeter analog .Fluksmeter berbasis Arduino mempunyai prinsip kerja yaitu tegangan yang terinduksi pada diukur oleh sensor tegangan, kemudian data pengukuran berupa tegangan diintegrasi terhadap perubahan waktu dengan metode Midpoint Riemann Sum. Berdasarkan perancangan dan pengujian didapatkan bahwa perancangan fluksmeter berbasis Arduino membutuhkan sensor tegangan untuk mengukur tegangan terinduksi, dilakukan kalibrasi diperoleh kesalahan sensor DC 25 V sebesar 1,4077 % dan ZMPT101b sebesar 1,9000 %. Mikrokontroler berfungsi untuk unit kontrol, melakukan integral tertentu, menampilkan pada LCD, dan menyimpan data pada memori. Metode Midpoint Riemann Sum sesuai digunakan dalam perhitungan fluks magnet berbasis Arduino. Pada pengujian diperoleh hasil fluks magnet yang terukur oleh fluksmeter analog standar dan fluksmeter berbasis Arduino menpunyai nilai hampir sama, hal tersebut menyatakan perancangan alat fluks magnet berbasis Arduino telah sesuai secara pengukuran.Kata Kunci : fluks magnet, Arduino, Integrasi, Midpoint Riemann Sum.ABSTRACTThe characteristics of an electric engine are very dependent on the use of magnetic materials. These magnetic materials are needed to make magnetic circuits and are used by machine planners to obtain certain machine characteristics as desired. Flux measurement aims to determine the core characteristics of magnetic materials, so that the characteristics of a transformer or an electric machine can be analyzed. The core characteristics of magnetic materials can affect the effectiveness of a transformer or an electric engine. Conventional fluxmeter measurements have a low level of accuracy and the deviation between the true and readable values is quite high so the accuracy is not recommended. This study discusses the design of Arduino-based magnetic flux measuring devices, testing of Arduino-based magnetic flux measuring devices to find out whether they are relevant to the theory and compared to analog fluxmeter. in the form of a voltage integrated with time changes with the Midpoint Riemann Sum method. Based on the design and testing, it was found that the design of Arduino-based fluxmeter requires a voltage sensor to measure the induced voltage, a calibration obtained by DC 25 V sensor error is 1.4077% and ZMPT101b is 1.9000%. The microcontroller functions for the control unit, performs certain integrals, displays on the LCD, and stores data in memory. The Riemann Sum Midpoint method is suitable for use in Arduino-based magnetic flux calculations. In the test results obtained by magnetic flux measured by standard analog fluxmeter and Arduino-based fluxmeter have almost the same value, it states the design of Arduino-based magnetic flux apparatus has been measured accordingly.Keywords: Magnetic flux, Arduino, Integration, Midpoint Riemann Sum.

Downloads

Published

2020-01-10

Issue

Section

Articles