ANALISIS KINERJA MIMO-OFDM DENGAN MENGGUNAKAN MODE SPATIAL

Authors

  • Ghilman Rachmat Alfakkar Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Endah Budi Purnomowati Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Gaguk Asmungi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Ada beberapa metode untuk mengatasi akan kebutuhan kanal sistem komunikasi dan efek dari multipath fading, salah satu diantaranya yaitu sistem Multiple Input Multiple Output (MIMO). Sinyal MIMO mengirimkan data secara terpisah yang menduduki bandwidth RF yang sama dalam waktu yang sama pula, sehingga dapat meningkatkan kecepatan data dan throughput. Teknologi MIMO dapat menghasilkan frekuensi yang efisien karena mengirimkan informasi dari dua atau lebih pemancar kepada sejumlah penerima. Tidak seperti antena konvensional yang rentan terhadap multipath fading, sistem MIMO justru bekerja sangat baik pada kondisi multipath. Selain itu juga dikembangkan teknik modulasi multicarrier OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang digunakan untuk melawan efek dari multipath spread pada sistem yang mempunyai data rate yang tinggi, dan banyak dipakai sebagai solusi untuk dijadikan interface utama pada beberapa sistem wireless seperti W-LAN (IEE 802.11), Digital Video Broadcasting (DVB). Pada OFDM, satu kanal transmisi data serial dipecah menjadi beberapa bagian dan ditransmisikan secara paralel pada beberapa sub frekuensi yang saling tegak lurus sebelum digabungkan dalam satu frekuensi carrier. Dengan skripsi ini akan dilakukan analisis kinerja MIMO-OFDM menggunakan mode spatial. Jenis modulasi Quadrature Phase Shift Keying (QPSK) mempunyai nilai BER yang kurang baik dibandingkan dengan Binary Phase Shift Keying (BPSK). Pada kanal Rayleigh nilai BER dari MIMO-OFDM dengan 64 subcarrier mempunyai BER yang lebih baik dibanding dengan MIMO-OFDM dengan 16 subcarrier. Kata Kunci: MIMO, OFDM, SPATIAL, BER   ABSTRACT There are several methods to overcome the need for communication system channels and the effects of multipath fading, one of which is the Multiple Input Multiple Output (MIMO) system. MIMO signals transmit data separately occupying the same RF bandwidth at the same time, thereby increasing data speed and throughput. MIMO technology can produce efficient frequencies because it sends information from two or more transmitters to a number of receivers. Unlike conventional antennas that are susceptible to multipath fading, MIMO systems actually work very well in multipath conditions. In addition, the OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) multicarrier modulation technique is used to counter the effects of multipath spread on systems with high data rates, and is widely used as a solution to become the main interface on several wireless systems such as W-LAN (IEE 802.11), Digital Video Broadcasting (DVB). In OFDM, a serial data transmission channel is broken up into sections and transmitted in parallel on several sub frequencies that are perpendicular to each other before being combined in one carrier frequency. With this thesis MIMO-OFDM performance analysis will be performed using spatial mode. The type of Quadrature Phase Shift Keying (QPSK) modulation has a BER value that is not good compared to Binary Phase Shift Keying (BPSK). On the Rayleigh channel the BER value of MIMO-OFDM with 64 subcarriers has a better BER compared to MIMO-OFDM with 16 subcarriers. Keywords: MIMO, OFDM, SPATIAL, BER

Downloads

Published

2019-11-05

Issue

Section

Articles