PENGARUH PENAMBAHAN FENOL PADA MINYAK KELAPA MURNI TERHADAP KEKUATAN DIELEKTRIK DALAM MEDAN HOMOGEN DAN NON HOMOGEN

Authors

  • Singgih Andi Rubiyanto Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Mochammad Dhofir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Minyak isolasi digunakan untuk mengisolasi peralatan tegangan tinggi misalnya transformator dan pemutus daya. Minyak kelapa murni digunakan sebagai alternatif isolasi cair. Namun kekuatan dielektrik minyak kelapa murni lebih rendah dibandingkan dengan minyak transformator, oleh karena itu perlu ditambahkan fenol untuk menaikkan kekuatan dielektrik minyak kelapa murni. Penambahan fenol dilakukan dengan tujuan untuk melepas proton (ion H+) yang akan mengikat elektron pada minyak kelapa murni sehingga jumlah elektron pada minyak kelapa murni berkurang, ketika jumlah elektron berkurang maka dibutuhkan tegangan yang lebih tinggi untuk menghasilkan ionisasi, ionisasi tersebut akan membentuk muatan ruang yang akan menjembatani tegangan tembus. Minyak kelapa murni yang telah diuji tegangan tembus, tegangan tembusnya akan menurun setelah disimpan beberapa hari. Pada medan homogen dan non homogen penambahan konsentrasi fenol meningkatkan tegangan tembus. Lama penyimpanan minyak kelapa murni mempengaruhi tegangan tembus, semakin lama penyimpanan minyak kelapa murni maka tegangan tembus akan semakin turun, tegangan tembus awal minyak kelapa murni penambahan konsentrasi fenol 2,5 g sebesar 22,40 kV, pada lama penyimpanan 3 hari sebesar 14,23 kV, pada lama penyimpanan 15 hari sebesar 13,89 kV, pada lama penyimpanan 3 hari nilai tegangan tembus minyak kelapa murni telah mencapai titik jenuh. Distribusi medan pada susunan elektroda jarum-piring dan piring-piring dapat dilihat melalui program Femm 4.2 Kata kunci : Minyak isolasi, Minyak kelapa murni, Fenol, Tegangan tembus. ABSTRACT Insulating oil is used to isolate high voltage equipment such as transformers and circuit breakers. virgin coconut oil is used as an alternative to liquid insulation. However, the dielectric strength of virgin coconut oil is lower than that of transformer oil, therefore it is necessary to add phenol to increase the dielectric strength of virgin coconut oil. The addition of phenol is done with the aim of releasing protons (H+ ions) which will bind electrons in virgin coconut oil so that the number of electrons in virgin coconut oil decreases, when the number of electrons decreases the higher voltage is needed to produce ionization, the ionization will form a space charge that is will bridge the breakdown voltage. Virgin coconut oil that has been tested for breakdown voltage, the breakdown voltage will decrease after being stored for several days. In homogeneous and non-homogeneous fields the addition of phenol concentrations increases the breakdown voltage. The duration of storage of virgin coconut oil affects the breakdown voltage, the longer the storage of virgin coconut oil the breakdown voltage will decrease, the initial breakdown voltage of virgin coconut oil added phenol concentration of 2.5 g for 22.40 kV, at 3 days storage time of 14.23 kV, at 15 days storage time of 13.89 kV, at 3 days storage time the value of oil breakdown voltage virgin coconut has reached its saturation point. The distribution of the fields in the electrode pairs on plate-plate and needle-plate can be seen through the Femm 4.2 program.. Keyword: Insulating Oil,Virgin Coconut Oil, Phenol, Breakdown Voltage

Downloads

Published

2019-10-16

Issue

Section

Articles