PENGEMBANGAN GREENHOUSE FODDER JAGUNG HIDROPONIK MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY (KLF) SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KELEMBABAN TERINTEGRASI DENGAN SISTEM INTERNET OF THINGS

Authors

  • Mohammad Mufti Fajar Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Muhammad Aziz Muslim Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • n/a Purwanto Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Fodder jagung hidroponik merupakan jagung yang ditanam sebagai hijauan untuk pakan ternak dengan metode penanaman hidroponik. Dengan hidroponik, pertumbuhan fodder dapat dikontrol serta dapat diterapkan pada lahan yang sempit sehingga mampu menghasilkan kualitas dan kuantitas fodder yang baik. Namun, penerapan hidroponik di Indonesia seringkali ditemukan jamur yang mampu menghambat pertumbuhan bahkan mengurangi kualitas tanaman. Dengan kata lain, proses budidaya fodder sangat bergantung pada faktor fisik seperti suhu dan kelembaban. Fodder jagung hidroponik dapat berkembang secara optimum pada suhu 19-22 ̊C dan kelembaban udara sekitar 50-70% RH. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem kontrol yang diterapkan pada greenhouse berupa miniatur dengan kontrol logika fuzzy berukuran 60 dm3. Pada perancangan sistem, pengendalian ini menggunakan metode sistem inferensi fuzzy Mamdani. Aktuator yang digunakan berupa mist maker dan lampu. Sensor yang digunakan sebagai pengukur suhu dan kelembaban adalah SHT11. Dari hasil penelitian, sistem dapat mencapai target dari set point yang telah ditentukan. Selain itu, hasil penelitian juga ditampilkan pada aplikasi milik pengguna yang menerapkan kaidah Internet of Things, yakni melakukan monitoring daring secara realtime. Sehingga, pengendalian ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dan mengembangkan budidaya fodder jagung hidroponik. Kata Kunci: Fodder Jagung Hidroponik, Fuzzy Mamdani, Internet of Things. ABSTRACT Hydroponic maize fodder is maize grown as animal forage with hydroponic planting methods. With hydroponics, fodder growth can be controlled and applied to narrow area so it can make good quality and quantity of fodder. However, fungi which often found at the application of hydroponics in Indonesia can inhibit growth and even reduce the quality of plants. In other words, the cultivation process of fodder depends on physical factors such as temperature and humidity. Hydroponic maize fodder can develop optimally at a temperature of 19-22 °C and air humidity around 50-70% RH. This research aims to design and make a control system that applied to miniature of greenhouses sized 60 dm3 with fuzzy logic controller. In designing system, this research uses the Mamdani fuzzy inference system method. The actuators used are mist makers and light-bulb. The sensor used to measure temperature and humidity is SHT11. From the results of the research, the system can reach the target of the set point that has been determined. In addition, the results of the research are also displayed on user applications or software who uses the rules of the Internet of Things, namely conducting online monitoring in real time. Thus, this control is expected to fullfill fodder needs and develop the cultivation of hydroponic maize fodder. Keywords: Hydroponic maize fodder, Mamdani fuzzy, Internet of Things.

Downloads

Published

2019-08-30

Issue

Section

Articles