STUDI KELAYAKAN PEMANFAATAN LANDFILL GAS SEBAGAI PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK PADA TPA TALANG AGUNG KABUPATEN MALANG

Muhammad Daniyal, Unggul Wibawa

Abstract


Meningkatnya konsumsi energi listrik dari tahun ke tahun tidak bisa dihindarkan, serta berkembangnya teknologi dan bertambahnya jumlah penduduk merupakan faktor faktor yang mempengaruhi naiknya angka konsumsi energi listrik setiap tahunnya. Dilain sisi persedian energi fosil semakin menipis, diharuskan beralih kepada energi baru terbarukan. Meningkatnya jumlah sampah pada setiap tahunnya menjadi potensi baru dalam pengembangan energi baru terbarukan dalam bidang pembangkit listrik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan pemanfaatan landfill gas sebagai pembangkit listrik pada TPA Talang Agung Kabupaten Malang. Kajian dalam penelitian ini mencakup pehitungan potensi produksi gas metana menggunakan software LandGEM, perhitungan potensi produksi energi listrik yang dapat dijual kepada PT PLN (PERSERO), serta perhitungan penilaian kelayakan pembangunan proyek PLTSa pada TPA Talang Agung dengan metode Net Present Value (NPV), Profitability Index/ Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Dari hasil perhitungan didapatkan potensi produksi gas metana pada TPA Talang Agung Kabupaten Malang pada tahun 2020 sebesar 1.815.341,72 m3 meningkat setiap tahunnya hingga pada tahun 2034 sebesar 20.225.743,58 m3. Didapatkan juga potensi energi listrik yang dapat dijual pada tahun 2020 sebesar 4.588.820,80 kWh, meningkat setiap tahunnya hingga pada tahun 2034 sebesar 51.126.634,63 kWh. Adapun status kelayakan pembangunan proyek PLTSa pada TPA Talang Agung berstatus layak, berdasarkan dengan nilai NPV sebesar Rp 269.782.516.607,67, BCR sebesar 1,70, IRR sebesar 10,80%, dan PP selama 10 tahun lebih 9,56 bulan.

Kata kunci: sampah, PLTSa, energi baru terbarukan, gas metana, penilaian kelayakan investasi

ABSTRACT

Increased consumption of electrical energy from year to year can not be avoided, as well as the development of technology and increasing population is a factor that affects the rise of electric energy consumption rate every year. On the other side the supply of fossil energy is running low, it is necessary to switch to new renewable energy. Increasing the amount of waste in each year becomes a new potential in the development of renewable energy in the field of electricity generation. The purpose of this research is to study the feasibility of utilization of landfill gas as power plant at TPA Talang Agung Kabupaten Malang. The study included calculation of potential methane gas production using LandGEM software, calculation of potential electricity production that can be sold to PT PLN (PERSERO), and calculation of feasibility of PLTSa project development at TPA Talang Agung by Net Present Value (NPV) method, Profitability Index / Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PPFrom the calculation results obtained the potential of methane gas production in TPA Talang Agung District Malang in 2020 for 1.815.341,72 m3 increase every year until in year 2034 equal to 20.225.743,58 m3. Also found potential electricity energy that can be sold in 2020 amounted to 4.588.820,80 kWh, increasing every year until the year 2034 amounted to 51.126.634,63 kWh. The eligibility status of PLTSa project development in Talang Agung TPA is worthy, based on NPV value of Rp 269.782.516.607,67, BCR of 1,70, IRR of 10,80%, and PP over 10 years over 9,56 months.

Keyword: waste, PLTSa, renewable energy, methane gas, investment feasibility status


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.